SPACE IKLAN 728 X 90

Luncurkan Versi Baru, Opera Max Makin Ngebut, Makin Aman dan Hemat Kuota

Written By RR on Senin, 08 Februari 2016 | 22.11

Senin, 08 Februari 2016

Opera adalah salah satu browser andalan baik di perangkat komputer maupun di perangkat smartphone. Dengan teknologi kompresinya yang diunggulkan, membuat browser ini mampu menghemat kuota. Bagi pengguna perangkat smartphone, pastinya tidak asing dengan penggunaan browser dari Opera.
Opera-Max-0
Salah satu aplikasi yang juga dikembangkan oleh Opera, Opera Max, kini baru saja mendapatkan update terbaru. Bagi yang belum tahu, Opera Max ini adalah sebuah aplikasi yang mampu mengatur aplikasi mana saja yang dapat melakukan koneksi internet. Misal saja ada salah satu aplikasi yang tidak Anda kehendaki untuk melakukan koneksi data, dengan Opera Max, Anda mampu memblokirnya.
Nah seperti yang diberitakan oleh Android Authority, Jumat (5/2/2016), disebutkan bahwa Opera Max baru saja mendapatkan update terbaru. Aplikasi yang hanya diperuntukan untuk perangkat smartphone atau tablet dengan sistem operasi Android ini mendapatkan beberapa fitur yang makin memanjakan para penggunanya.
Pada update kali ini, Opera Max kabarnya memiliki koneksi yang lebih aman, terutama pada penggunaan WiFi di ruang publik. Dengan berbekal SPDY SSL, para pengguna Opera Max tidak perlu khawatir lagi bila ingin berselancar di dunia maya. Bahkan disebutkan juga dengan penggunaan SPDY ini mampu mengoptimalisasi koneksi data saat streaming video atau musik, meskipun dalam kondisi koneksi yang jelek. Sehingga dengan begini dapat mengoptimalkan dalam penggunaan kuota.
Opera mengatakan bahwa SPDY ini merupakan salah satu bagian dari HTTP 2.0 yang diterapkan oleh Google untuk seluruh halaman berbasis koneksi mobile. Mereka juga mengatakan bahwa SPDY ini mempercepat koneksi internet pada perangkat mobile sebesar 23%.
Sudah mencicipi fitur terbaru Opera Max pada perangkat Android Anda?
via
Read More | komentar

Mozilla Resmi Hentikan Pengembangan Firefox OS Untuk Smartphone

Beberapa bulan yang lalu, Mozilla sempat memberikan keterangan bahwa pihaknya tidak akan meluncurkan produk smarphone, namun akan tetap mengembangkan sistem operasi Firefox OS untuk sementara waktu. Namun ternyata perusahaan non-profit itu malah menghentikan pengembangan untuk sistem operasi kembangannya.
Firefox OS
Mengutip laporan dari Softpedia, Jumat (5/1/2016), perusahaan telah menegaskan bahwa akan menghentikan pengembangan setelah rilisnya Firefox OS versi 2.6. Selain itu, Mozilla juga sempat memberikan keterangan bawha pada 29 Maret nanti, Marketplace tidak akan menerima lagi kiriman lagi untuk Android, Desktop maupun tablet.
Mozilla juga menghapus semua aplikasi yang tidak mendukung Firefox OS. Namun anehnya, aplikasi yang kompatibel dengan Firefox OS akan tetap diterima hingga 2017 nanti, karena perusahaan belum memutuskan tanggal ketika mereka akan berhenti menerima aplikasi ini di Marketplace.
Menurut Mozilla, keputusan yang dibuat saat ini adalah substansial, dan alasan utama mereka telah mengambil keputusan ini untuk memastikan perusahaan dapat memfokuskan semua sumber daya pada inisiatif “membawa kekuatan web untuk IoT.”
Mozilla juga menyoroti fakta bahwa Firefox OS tidak begitu memiliki banyak pengikut, karena memang dukungan perangkat low-budget untuk perangkat ini memang sedikit. Ke depan, Mozilla menegaskan kembali dukungannya terhadap IoT (Internet of Things) dan berjanji untuk membuat dampak yang lebih besar pada sektor ini dalam beberapa tahun mendatang.
Intinya, setelah sistem operasi Firefox OS 2.6 meluncur pada bulan Mei mendatang, smartphone yang didukung sistem operasi ini tidak akan memiliki keterlibatan lagi dengan staf perusahaan.
via
Read More | komentar

Intel Larang Overclock Prosesor Non-K, Para Vendor Motherboard Rilis BIOS Terbaru

Bagi kalangan overclocker, pasti tidak asing dengan prosesor seri K dari Intel. Prosesor yang dalam keadaan ter-unlock ini memudahkan para overclocker untuk mengulik kemampuan prosesor tersebut hingga mencapai batasnya. Berbeda dengan prosesor non-K, prosesor dengan tambahan huruf K ini juga dibanderol lebih mahal dibandingkan dengan prosesor non-K.
Intel-Skylake-Non-K-OC-0
Namun pada informasi sebelumnya, prosesor non-K terbaru dari Intel, Skylake, juga dapat dioverclock, layaknya prosesor seri K. Salah satunya adalah AsRock yang merilis update BIOS pada jajaran motherboard Intel Skylake mereka, dengan dilengkapi fitur Sky OC yang mampu membuka celah overclock pada prosesor non K. Tidak hanya AsRock, hampir seluruh vendor motherboard seperti Asus, Biostar, EVGA, Gigabyte dan MSI pun juga melakukan hal serupa. Bahkan dapat dilakukan di berbagai jajaran chipset motherboard Skylake, dari B150, B170, H170 hingga Z170.
Tapi kabarnya kini Intel melarang segala jenis tindakan overclock pada prosesor non K. Sebagaimana yang diberitakan oleh WCCFtech, Jumat (5/2/2016), disebutkan bahwa Intel dalam waktu dekat bakal merilis BIOS untuk menghilangkan celah overclock pada prosesor non-K. Seperti yang telah kita informasikan sebelumnya, pada prosesor non-K ini para pengguna dapat melakukan overclock dengan mengubah Base Clock alias BCLK pada BIOS.
Tidak selang lama kabar Intel akan meluncurkan update BIOS tersebut, beberapa vendor ternyata telah merilis update terbaru untuk motherboard mereka, dengan menghilangkan fitur overclock pada prosesor non-K. Seperti AsRock, belum lama ini mereka merilis versi BIOS terbaru, yang mana fitur Sky OC tersebut dihapuskan. Hal tersebut menandakan bahwa Intel nampaknya telah berkoordinasi dengan berbagai vendor untuk menghapuskan fitur tersebut.


Fitur SkyOC yang dihapus pada BIOS terbaru AsRock
Fitur SkyOC yang dihapus pada BIOS terbaru AsRock
Intel mengatakan bahwa dengan melakukan overclock pada prosesor non-K ini bisa berimbas kepada kestabilan prosesor tersebut. Bahkan tidak hanya itu, panas yang berlebih juga bisa timbul karena pada dasarnya prosesor non-K didesain bukan untuk overclock. Namun dari data pengujian, saat prosesor non-K Core i3 6100 di overclock hingga menyentuh angka 4,5GHz, saat dilakukan pengujian single thread menggunakan program Cinebench, mampu mengalahkan performa dari Core i7 4770K.
Bagaimana, apakah Anda termasuk yang mencicipi fitur ini? Cukup disayangkan apabila harus kehilangan fitur yang sangat menarik ya.
(via)
Read More | komentar

Browser Microsoft Edge Kini Bisa Nikmati Fitur WhatsApp Web

Browser Microsoft Edge merupakan browser yang hadir secara bawaan di sistem operasi Windows 10. Browser ini digadang-gadang bisa bersaing dengan broswer lain, karena Internet Explore sendiri terbilang gagal karena tidak banyak yang menggunakan browser tersebut. Kendati demikian, Edge ternyata juga masih memiliki banyak kelemahan.
Seperti yang dilaporkan Ubergizmo, Jumat (5/2/2015), setidaknya ditemukan bebebrapa fitur dan fungsi yang tidak dimiliki oleh Edge ketimbang browser lain, yakni tidak mendukungnya ekstensi. Dengan absennya fitur tersebut pada saat ini, jelas saja beberapa web seperti WhatsApp Web tidak akan berjalan pada browser tersebut.


(Kredit: Ubergizmo)
(Kredit: Ubergizmo)
Namun kini ada kabar baik bagi pengguna web browser yang suka chating di browser PC maupun netobook. Layanan WhatsApp Web kini telah mendukung browser Edge, jadi Anda tetap bisa mengobrol dengan teman WhatsApp Anda meski menggunakan browser Edge. Sebenarnya, dukungan WhatsApp Web untuk browser Edge telah diumumkan sejak bulan Agustus lalu namun baru terealisasi sekarang.
Ya, dukungan ini memang tergolong terlambat, namun lebih baik daripada tidak sama sekali. Dan kini Anda dapat dengan mudah menggunakannya, hanya perlu mengunjungi situs WhatsApp Web kemudian pindai kode QR yang ada pada monitor. Bagi Anda yang belum terbiasa, WhatsApp We merupakan layanan pesan singkat WhatsApp yang dapat dilakukan pada browser PC Anda.
via
Read More | komentar

Samsung Pasarkan Galaxy A5 dan A7 Versi 2016 di Indonesia, Berikut Harga dan Spesifikasinya

Smartphone baru terus berdatangan, dengan nama yang berbeda-beda. Namun hal tersebut tidak berlaku untuk Samsung, yang baru saja merilis jajaran smartphone terbarunya. Yang menarik adalah, smartphone terbaru ini tidak mengusung nama baru, melainkan menggunakan nama lama, dengan embel-embel “versi 2016″.
galaxy-a7-2016-0
Smartphone Galaxy A5 dan A7  baru saja dirilis oleh Samsung di Indonesia. Namun versi ini jelas berbeda dengan Galaxy A5 dan A7 yang dirilis tahun lalu. Keduanya sekilas nampak sama, namun bila dibandingkan dengan seri terdahulunya, jelas Galaxy A7 dan A5 versi 2016 ini membawa beberapa perubahan yang lebih baik.
Samsung Galaxy A5 2016
Yang pertama adalah Samsung Galaxy A5, yang mana kali ini ukuran layarnya meningkat menjadi 5,2 inci, dari sebelumnya yang berukuran 5 inci saja, serta resolusinya juga ditingkatkan, dari HD menjadi Full HD. Untuk prosesornya, smartphone ini menggunakan 2 jenis prosesor, yaitu Qualcomm Snapdragon 615 dan Exynos 7580, yang kita tahu keduanya sudah octa core.


Samsung Galaxy A5 versi 2016
Samsung Galaxy A5 versi 2016
RAM pada Galaxy A5 versi 2016 ini tidak mengalami perubahan, masih mengusung RAM sebesar 2GB dan memori internal berkapasitas 16GB. Begitu pula dengan kameranya, yang mana pada bagian belakang mengusung kamera berkekuatan 13 megapiksel dengan aperture f/1.9 plus OIS serta LED Flash dan 5 megapiksel pada bagian depannya. Baterai pada Galaxy A5 versi 2016 ini juga meningkat menjadi 2.900mAh, dari semula yang berkapasitas 2.300mAh.
Galaxy A7 2016
Sedangkan untuk Samsung Galaxy A7 versi 2016 ini tidak banyak yang berubah, karena layar yang digunakan masih berukuran sama, 5,5 inci dengan resolusi Full HD. Untuk prosesornya mirip seperti adiknya sekarang, yang mana menggunakan 2 jenis, baik dari Qualcomm Snapdragon 615 atau Samsung Exynos 7580.


Samsung Galaxy A7 versi 2016
Samsung Galaxy A7 versi 2016
Nah untuk RAM, Galaxy A7 versi 2016 ini meningkat menjadi 3GB dari semula berukuran 2GB saja. Urusan fotografinya juga masih sama, baik versi 2015 dan 2016 ini masih sama-sama menggunakan kamera berukuran 13 megapiksel pada bagian utama dengan aperture f/1.9 dilengkapi fitur OIS dan LED Flash, dan 5 megapiksel untuk bagian depan. Hanya saja untuk kapasitas baterainya, Galaxy A7 versi 2016 ini meningkat dari 2.600mAh menjadi 3.300mAh.
Harga Galaxy A5 2016 di Indonesia Rp5.299.000
Harga Galaxy A7 2016 di Indonesia Rp6.499.000
Spesifikasi Samsung Galaxy A5 (2016)
SoC Exynos 7580 octa-core berkecepatan 1.6 GHz atau Qualcomm Snapdragon 615
GPU Mali-T720 MP2/Adreno 405
Layar Super AMOLED 5.2 inci 1920 x 1080 pixel (Corning Gorilla Glass 4)
RAM 2 GB
Memori Internal 16 GB (ada slot microSD)
Kamera Belakang 13 megapixel f1.9 (OIS, LED flash) / Depan 5 megapixel f1.9
Baterai 2900 mAh
Konektivitas 4G LTE Cat.6, Bluetooth v4.0, A-GPS, GLONASS, microUSB 2.0, Wi-Fi
OS Android Lollipop

Spesifikasi Samsung Galaxy A7 (2016)
SoC Exynos 7580 octa-core berkecepatan 1.6 GHz atau Qualcomm Snapdragon 615
GPU Mali-T720 MP2/Adreno 405
Layar Super AMOLED 5.5 inci 1920 x 1080 pixel (Corning Gorilla Glass 4)
RAM 3 GB
Memori Internal 16 GB (ada slot microSD)
Kamera Belakang 13 megapixel f1.9 (OIS, LED flash) / Depan 5 megapixel f1.9
Baterai 3300 mAh
Konektivitas 4G LTE Cat.6, Bluetooth v4.0, A-GPS, GLONASS, microUSB 2.0, Wi-Fi
OS Android Lollipop
(via)
Read More | komentar

Text Widget

Blog Info:


free counters

 
Copyright © 2016. BerbagiBroo . All Rights Reserved.
Company Info | Contact | Advertise with Us | Site map